Gadis Penjual Air

Gadis Penjual Air


                Desaku terletak di tengah gurun pasir, gurun yang paling luas seantero bumi ini. berada terpencil jauh dari keramaian kota. jika ingin pergi ke kota setidaknya harus berjalan selama 4 hari, itu juga dengan menaiki unta.

            Remaja seumuranku tidak pernah ada yang merantau menyusuri gurun. Orang tua melarang kami menuju ke kota sebelum umur kami di atas 25 tahun. terlalu berbahaya.

            Memang di gurun ini cuaca tidak bisa di prediksi seperti di kota. saat cuaca cerah tidak menutup kemungkinan akan terjadi badai gurun di malam harinya. Jangan pernah melihat cuaca dari tampilannya, begitu kata ayahku.

            Walaupun desaku bisa dibilang penduduknya masih primitif, tapi mereka hidup berdampingan dengan damai. tidak pernah terjadi keributan antar tetangga, ataupun perang saudara. Kita semua berdampingan dengan damai bersama kesederhanaan

            Di desa kami ada seorang gadis yang menjual air. Rumahnya ada di ujung jalan desa. Ada hal yang janggal disana, bagaimana bisa di daerah gurun seperti ini dia menjual air ? darimana dia mendapatkan air itu ? Yang membuatku janggal lagi, gadis itu tidak pernah kehabisan stock air barang seharipun

            Mungkinkan ia dapat dari air hujan ? tentu saja tidak. Disini hujan jarang sekali terjadi. Sekarang saja sudah 1 tahun hujan tidak mengguyur desa tempatku berpijak. Atau mungkin gadis itu mendapat air dari oasis ? sepertinya tidak mungkin juga, oasis jauh dari desa kami.lagipula aku tidak pernah melihatnya keluar rumah, selain menjual airnya.

            Setiap harinya penduduk mengantre di depan rumahnya sebelum fajar menyingsing karena takut kehabisan. Mereka rela antre hingga berjam-jam untuk mendapatkan air yang mereka butuhkan. tentu saja mereka rela melakukan itu, air merupakan salah satu sumber kehidupan. Air bisa digunakan untuk mencuci pakaian sehari-hari, memandikan hewan peliaraan penduduk, dan untuk mengusir tubuh dari rasa dehidrasi. Sangat vital sekali fungsi air.

            Setiap penduduk diperbolehkan untuk membeli air maksimal membawa 5 liter. Itu peraturan dari si gadis tersebut. Jika sudah membeli air dia boleh saja membeli lagi, tapi harus mengantre mulai dari belakang. Peraturan ini diterapkan agar semua penduduk rata mendapat pasokan air dan tidak ada yang tidak kebagian.

            Suatu hari aku disuruh ibu mengantre disana. memang benar-benar ramai, tapi tentu saja walapun ramai kondisi disana masih kondusif dan terkendali, tidak ada yang mengeluh dan protes tidak mendapat air.

            dia berambut panjang dan mempunyai hidung mancung. Bibirnya selalu terkatup rapat, tidak pernah rentetan giginya terlihat. Mukanya selalu tampak murung. Entah dia sedang sedih atau memang sudah tampangnya seperti itu. entahlah.

            Setelah membayar dengan 5 keping uang logam, dan memberikan wadah air, ia menuangkan 5 liter air kedalamnya. Tidak lebih, tidak kurang. Setelah itu ia kembalikan wadah itu kepadaku tanpa berkata apa-apa. Aku mengucapkan terimakasih, dia hanya membalas dengan mengangguk.
            Sepulang setelah membeli air, aku bertanya pada ibuku.

“bu, siapa nama penjual air itu ?” tanyaku

“namanya Sahira, nak” balas ibu yang sedang memasak makanan untuk sarapan

“mengapa gadis itu tidak pernah terlihat selain saat menjual air saja ?”

“mungkin karena gadis itu jarang bersosialisasi dengan penduduk sekitar, dia gadis pendiam”

“apa dia setiap hari berjualan sendirian ?”

“sepertinya iya, ibunya sudah meninggal karena sakit keras, tidak lama kemudian bergantian dengan kakak pertamanya, lalu terakhir adiknya yang meninggal. sedangkan ayahnya pergi kota tanpa pernah ada kabar” ibu menjelaskan

“kasihan sekali, lalu apakah ibu tau darimana dia mendapat semua air yang tidak pernah habis ini ?” aku bertanya kembali, masih dengan hati yang penasaran

“siapa peduli ? semua penduduk tidak ada yang pernah mau tahu. yang penting gadis itu sudah menyediakan air, dan penduduk membayar, sudah selesai urusan mereka”

            Kata ibu semua peduduk tidak ada yang pernah mau tahu. memang benar, tapi tidak dengan aku. Aku penasaran sekali dari mana gadis ini mendapat air yang berlimpah.

                                                                               ***

            Keesokan harinya, ketika senja perlahan-lahan mulai terbenam. Aku melewati rumah gadis itu. rumah yang hening tanpa suara. Barang dagangan airnya sudah habis, sudah dimasukkan ke dalam rumah. Sebelum matahari berada tepat di atas kepala, air jualan selalu sudah habis. Tidak pernah tidak laku.

            Perlahan-lahan aku mulai mendekati rumahnya. Badanku gemetar sudah seperti bertemu dengan hantu. Aku mencoba memberanikan untuk mengetuk pintu rumahnya. 3 kali mengetuk pintu tidak ada orang menjawab, pintu terbuka sedikit, tidak terkunci.

“permisi”  aku berbicara perlahan seraya membuka pintu. Tidak ada orang menjawab. Rumahnya benar-benar hampa, tidak banyak barang.

Saat pertama memasuki rumahnya, ada 1 gambar tergantung di dinding. Ada 4 orang disana, sepertinya gambar keluarga Sahira. Ada gambar Sahira disana. di gambar itu Sahira sedang tersenyum bersama, kakak, adik, dan ibunya. Diujung gambar tertulis nama Itje. Sepertinya itu nama ayahnya. Aku pun seketika mengerti, ini adalah gambar keluarga Sahira ketika keluarganya masih utuh, dan ayahnya lah yang menggambar ini. aku bertaruh ayahnya adalah seorang pelukis handal. Setiap goresannya seperti hidup, benar-benar seperti nyata lukisan ini.

            Pasti dulu keluarga ini adalah keluarga yang bahagia, kasihan Sahira harus menghadapi kerasnya dunia sendirian.

Saat sedang menikmati lukisan ayah Sahira. aku mendengar suara isak tangis dari arah belakang. aku pun kembali berjalan hati-hati menuju ke dalam ruangan. Semakin masuk kedalam, tangisan semakin keras.

Senja sudah terbenam, bulan sudah siap menggantikan tugasnya. Cahaya bulan masuk melalui lubang-lubang di rumah Sahira. Hembusan angin juga masuk melalui lubang yang sama. Menyentuh kulitku yang ternyata bisa membuat bulu kuduk sedikit merinding

Dengan langkah kecil dan perlahan aku masih menyusuri sumber suara isak tangis itu. Setibanya di dapur yang sedikit sekali terisi perabotan memasak dan tidak terlalu besar, aku melihat seseorang sedang menangis. Itu Sahira!

Dia tidak berhenti-hentinya menangis. Keberadaanku saja tidak disadarinya. Sekarang aku pun mengerti, Sahira adalah seorang gadis penjual air.

Gadis penjual air mata.

Kata Untuk Memanggilmu

Kata Untuk Memanggilmu

aku masih kebingungan mencari panggilan untuk menyebutmu
pertama,
aku ingin memanggilmu kopi.
yang selalu bisa membuatku terjaga setiap malam,
sudah kutinggal lama-lama tetap saja aku suka.
kedua,
kamu adalah senja.
kutunggu tunggu kehadirannya,
lewat begitu saja tidak terasa.
ketiga,
kamu adalah embun pagi.
datang setelah kegelapan,
menyegarkan raga hingga sela-sela.
semua terasa benar
namun aku kesulitan untuk mencari
satu objek yang mencakup seluruh arti
ditengok sana-sini
tidak ketemu
dipikirkan ke sana-ke mari
tidak ketemu
ah membingungkan!
beri aku waktu untuk menemukan kata yang tepat
tidak bisa berjanji akan menemukan atau tidak
tapi selagi aku mencari kata yang tepat,
bagaimana kalau sementara ini
aku memanggilmu dengan panggilan Cinta saja? 

Serunya Tujuh Belasan


kalo ditanya Indonesia udah sepenuhnya merdeka atau belum, pasti semua setuju untuk berteriak belum.

lihat aja disekitar kita masih banyak kemiskinan, para pengangguran, koruptor dimana-mana, dan jomblo-jomblo merajalela.

seharusnya kita warga negara Indonesia harus bisa membantu pemerintah dalam menanggulangi permasalahan dalam negeri, seenggaknya dimulai dari permasalahan yang kecil dulu, yaitu masalah...

jomblo-jomblo merajalela.

jangan remehkan jomblo-jomblo yang berkeliaran bebas. pemuda-pemudi jaman sekarang sering terjebak dalam masalah ini. alhasil mereka semua menjadi galau. dikit-dikit galau.
ditolak gebetan galau, diputusin pacar galau, dapet nilai jelek galau, sampe-sampe nonton CHSI aja galau.

contoh pemuda galau yang gue temukan di media social


oooo em ji heloow! gimana reaksi bung karno kalo melihat pemuda-pemuda seperti itu

by the way, kaya kenal orangnya deh...

pemerintah harusnya lebih memperhatikan masalah ini, masalah yang sebenarnya kecil tapi berdampak besar. semuanya ngga ada yang menyadari permasalahan ini, biar lebih jelas gue gambarkan sedikit alurnya.

engga punya pacar --> dia bakal jomblo --> jomblo akan merasa kesepian --> saat kesepian dia pun galau --> kalau sudah galau hilanglah produktivitas --> alhasil dia bisa tidak menghasilkan apa-apa untuk negeri cuma bisa menambah kemiskinan,
setidaknya miskin kasih sayang....#asadap

sebagai pemuda yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi gue siap membantu pemerintah untuk memerdekakan wanita-wanita yang masih terjajah dan berperang melawan mantan-mantannya. yuk kamu siap untuk aku merdekakan?

kiw kiw...

oke skip

sebenarnya bukan itu yang ingin gue sampaikan pada tulisan ini. yang ingin gue sampaikan adalah bagaimana keseruan acara tujuh belasan di RT 7 RW 16, tempat di mana gue tinggal.

setelah sekian lama absen di acara tujuh belas agustus, akhirnya kita dipertemukan kembali. sebagaimana kita tau 17 agustus taun-taun sebelumnya−sekiranya selama 3 tahun terakhir−tanggal ini selalu bersama dengan bulan puasa jadi gabisa ngadain lomba-lomba yang biasa menjadi tradisi di tujuh belasan.

lomba-lomba yang diadain di RT gue sebenarnya ga jauh beda sama yang biasanya ada. misal contohnya lomba makan karung, balap kerupuk (kaya ada yang salah), masukkin paku kedalam botol, rebutan kursi (bukan anggota dewan doang yang bisa rebutan kursi), mindahin bendera ke botol, balap kelereng, ada juga fun futsal, dan lain-lain.

tadinya kita juga mau ngadain lomba yang inovatif, yang belum pernah diadakan di manapun seperti contohnya lomba masukkin jin kedalam botol. tapi berhubung kita selaku panitia kesulitan untuk mendapatkan jin, maka kita memutuskan tetap memakai paku saja.

ada juga pemikiran untuk mengadakan lomba makan uang rakyat. tapi kita sadar kalau ada makanan yang bisa dimakan, kenapa uang rakyat harus dimakan juga. biar petinggi-petinggi di sana aja yang merasakan

ahaay! sok iye banget gue...

yang membuat tahun agustusan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya adalah panitianya. kalo biasanya tahun-tahun sebelumnya panitianya adalah bapak-bapak, tahun ini seluruh panitia adalah para remaja ababil. termasuk ada gue di dalemnya.

lomba-lomba sendiri diadakan mulai dari tanggal 16 Agustus sore sampai ada acara puncak pada malam 17 Agustus.

ini dia beberapa moment pas agustusan kemaren


adek-adek unyu lagi balapan


awas bibirnya jatoh dek...


lagi sibuk ngisi air dibalon


STOOOP!!!


Atlet balap karung


berusaha mengambil belut


nih dia pawang belut
lagi pada fun futsal


nomor 10 ganteng banget seeh...


cabe-cabean senior


ketua panitia kami yang sekaligus bisa merangkap menjadi tukang PLN


sekumpulan anak dari RT 07

Pemendam Rasa

Source: @IrenaBuzarewicz
bagaimana ya menjelaskan perasaan ini…
sudah lama kita tak bertatap mata, mulut tidak saling menukar kata, dan jari jemari tidak bertegur sapa.
tapi sekali kita dipertemukan kembali, perasaan itu kembali ada.
perasaan yang tak pernah mengudara bebas, hanya tersimpan di dalam lemari yang tak pernah dibuka.
sampai sekarang aku masih menyimpannya.
kadang aku merasa, atau mungkin hanya menerka, kau juga mempunyai perasaan yang sama.
benar tidak ya?
jika kau yang kumaksud membaca tulisan ini, bagaimana jawabannya?

Liebster Award : Melanjutkan Tongkat Estafet



Horee 3 hari yang lalu blog ini baru aja dapet Liebster Award. Alhamdulillah banget!
ehem Pertama tama gue berterima kasih kepada Allah SWT yang memberikan rahmatnya kepada kita semua, gue juga berterima kasih kepada orang tua gue, guru-guru gue, temen-temen gue, satpam di komplek rumah gue, tukang nasi goreng yang biasa mangkal di perapatan, dan tentunya buat para fans yang udah mendukung gue lewat sms. Sungguh award ini ga bakal bisa gue dapetin tanpa dukungan kalian semua. Sekali lagi terima kasih *sujud syukur*

Lebay ga sih ?

Emangnya apaansih Liebster Award ?
Waktu pertama kali dapet Liebster Award ini adalah dari guru metal gue, kak nadyazura. awalnya gue juga gatau Liebster award itu apaan, Gue pun mencari tau lebih banyak tentang award ini dengan cara googling di yahoo. 
Jadi Liebster itu berasal dari bahasa Jerman, mempunyai banyak arti, seperti dearest, sweetest, kindest, nicest, beloved, lovely, kind, pleasant, valued, cute, endearing, welcome, sweetheart.

Karena kata Liebster diambil dari bahasa Jerman, ya berarti lo tau kan orang mana yang pertama kali membuat permainan ini ? yap betul, orang perancis.

LAAHH ?!

Engga deng itu becanda. Gue gatau siapa pertama kali yang membuat permainan ini. Yang pasti pembuatnya pasti orang yang mempunyai ide brilian karena gue yakin tongkat estafet ini akan selalu berjalan dan mungkin aja udah beratus milyaran orang di permukaan bumi yang udah maen.

Liebster Award ini diberikan kepada blogger yang followernya kurang dari 200 dan bertujuan untuk menjalin pertemanan antar blogger, ya itung-itung silaturahim di dunia maya.

Kebetulan gue dapet 2 Liebster Award, dari kak nadyazura dan bintang pamungkas

Makasih ya guru metal gue kak nadya yang udah menjadikan gue sebagai nominasi Liebster Award ini. oh iya kak nadya ini juga mirip eks member JKT48 lho, Stella Cornelia. Kalo ga percaya intip aja coba blognya kemari

Makasih juga buat sobat gue, Bintang Pamungkas yang muka kaya drakula tapi hati mirip marshanda, puitis-puitis gitu. Nih intip kemari

sebelum masuk permainan, ada peraturan dulu yang mesti dipatuhi

Ini peraturan permainannya:

  1. berterima kasih sama orang yang udah menominasikan elo di Liebster Award dan link back blogger who awarded you
  2. menulis fakta tentang diri lo
  3. menjawab 11 pertanyaan yang diajukan pemberi Liebster Award
  4. bikin 11 pertanyaan dan nominasiin pertanyaan lo ke 11 blogger yang menurut lo pantas untuk menerimanya
  5. kasih tau orang yang udah lo pilih sebagai penerus tongkat estafet ini

Oke langsung aja kita masuk ke permainan

Peraturan nomor 1 udah gue lakukan ya tadi di atas

Lanjut ke nomor 2

11 fakta tentang gue

  1. Penah juara 1 lomba puzzle….waktu TK
  2. Football and writing are how I expressing myself
  3. pecinta buku, buku novel atau buku tentang sejarah. Bukan buku pelajaran yang pasti
  4. tertarik dengan bahasa asing
  5. fans Liverpool dan Taylor Swift
  6. wanita berambut ponytail is my kryptonite
  7. pengen punya tendangan elang kaya Tsubasa Ozora
  8. suka memikirkan planning tentang apa saja hal yang akan dilakukan untuk hari esok, meski kadang kenyataan ga sesuai rencana
  9. humoris, makanya gue biasa mengemas tulisan dengan sentuhan humor
  10. omongan gue bisa dipegang, Misalkan gue udah janjian sama orang sulit bagi gue untuk mengingkari janji itu
  11. dari SMP ampe kuliah ada aja yang bilang tulisan tangan gue kaya cewe. Masalahnya tuh orang kaga ngelanjutin, cewenya cantik apa kaga. kalo cantik kan bisa gue pacarin

Sesi ke 3 adalah menjawab pertanyaan

Pertama gue akan menjawab pertanyaan dari kak nadya dulu

1. apa yang mau kalian lakukan besok?
Kayanya sih besok mau jogging/berenang/main bola

2. apa yang mau kalian lakukan minggu depan?
Baca novel atau menulis apa saja yang bisa ditulis.

3. apa yang akan kalian lakukan bulan depan?
Bulan depan tepatnya bulan September, gue udah mulai ospek. Dari harus beradaptasi lagi dengan teman-teman baru, lingkungan baru.

4. apa yang akan kalian lakukan 6-8 bulan kedepan?
karena sekarang gue kuliah di jurusan sastra inggris, yang akan gue lakukan adalah memperdalam dan melancarkan kemampuan berbahasa Inggris gue.

5. apa yang akan kalian lakukan dalam 5 tahun kedepan?
InsyaAllah 5 tahun lagi gue udah fasih bicara inggris dan mulai mempelajari bahasa jepang. Kalo dalam rentan waktu 5 tahun gue udah bisa bahasa Indonesia, inggris, dan jepang maka gue bakal mempelajari bahasa lainnya.

Dan mungkin juga dalam 5 tahun kedepan udah ada novel gue yang terpampang di toko buku. Sekarang sih belom kepikiran sama sekali pengen nulis novel yang kaya gimana, yang penting mah niat aja dulu yegak hahaha.

6. menurut kalian, apakah yang akan kalian lakukan dalam besok hingga 5 tahun kedepan akan ada kesinambungan?
Kalo  mulai dari besok mungkin engga, kan besok gue mau jogging/berenang/main bola. Tapi kalo dari minggu depan mungkin berkesinambungan, semua tentang passion gue dalam kesusastraan.

7. apakah yang akan kalian lakukan nanti memberikan suatu muara pada tujuan akhir yang sama?
mungkin iya. Semua yang gue lakukan untuk mencapai dan merasakan sebuah tujuan akhir yang sama yang bernama kesuksesan.

8. apakah tujuan atas apa yang kalian lakukan nanti itu berguna bagi kalian?
Tentu saja. semua yang gue lakukan sekiranya bakal mempermudah gue dalam menjalankan kehidupan di masyarakat, dan membuat diri ini menjadi lebih baik dari sebelumnya.

9. apakah yang akan kalian lakukan dengan tujuan yang sama itu akan memberikan efek positif bagi orang-orang sekeliling kalian?
Nggak tau juga deh. Tapi setau gue selama apa yang kita lakukan positif pasti akan berdampak positif, Bagi diri sendiri maupun orang lain.

10. bagaimana cara kalian menemukan Tuhan?
Menurut gue sih gaperlu menemukan cara untuk menemukan Tuhan. Cukup yakini aja keberadannya dan menjalankan perintahnya. Tentunya sesuai kepercayaan masing-masing.

11. semoga kalian menjawab 10 pertanyaan diatas.
Finished. 

Pertanyaan dari kak nad ini kayanya susah-susah banget ya. berorientasi masa depan semua.

move on ke pertanyaan dari Bintang Pamungkas

1. Apakah arti hidup?
Just do what you love and love what you do.

2. Apakah tujuan hidup?
Sukses, berbahagia bersama orang yang dicinta, masuk sorga. Amin.

3. Apakah hidup harus bahagia?
Pertanyaan ini sama aja kaya; apakah bikin nasi goreng harus enak ?
ya semua maunya enak, tapi kan belum tentu semua orang bisa bikin yang enak. Sebagian orang doang yang bisa membuat nasi goreng enak, sebagain orang itu adalah orang yang udah berkali-kali merasakan kegagalan bumbu-bumbu masak, dan akhirnya mendapat racikan yang sempurna.

4. Apakah dengan cinta bisa bahagia?
Tentu saja, cinta itu bisa membuat bahagia. Kalau tidak bahagia, berarti bukan cinta.

5. Apakah itu cinta?
Sesosok perempuan yang cantik, putih, dan belum lama ini udah lulus S1. Kita lagi ngomongin Cinta Laura kan ?

6. Apakah cinta dan sayang itu sama atau berbeda?
Menurut gue sih sama cuma sedikit berbeda. Cinta dan sayang itu sama-sama rasa untuk saling menjaga, saling berbagi. Bedanya, cinta itu ditambah dengan hasrat untuk memiliki, sayang engga.

7. Apakah benar cinta selalu membawa bahagia, jika kenyataannya bisa bersedih juga karena cinta?
Untuk menjawab pertanyaan ini gue mau menukil kata dari Rabindranath Tagore “clouds come floating into our life, no longer to carry rain or usher storm, but to add colour to our sunset sky”.

8. Apakah arti kehilangan itu?
Seorang guru yang mengajarkan kita bahwa sesuatu itu berharga ketika ia ada.

9. Apakah sesuatu yang benar-benar kita “miliki” di dunia ini ?
ya itu tadi…si cinta.

10. Apakah kalian percaya kehidupan setelah kita mati, surga dan neraka?
Percaya dong. Jika surga dan neraka tak pernah ada~ masihkah kau sujud kepadaNya~ *Nyanyi

11. Apakah kalian masih mau meninggalkan perintah Tuhan jika benar ada kehidupan setelah mati, surga dan neraka?
Sebenarnya gamau sih. Tapi ya gimana ya, namanya manusia. kodrat manusia diberi nafsu, nafsu akan harta, tahta, maupun wanita.

sekarang gue mau memberikan tongkat estafet ini kepada orang-orang yang kira-kira belom pernah mendapat award ini.
siapakah pemenang yang bakal yang berhasil mendapat Liebster Award dari gue…

Dan pemenang Liebster Award dari gue adalah….*jeng jeng jeng jeng*
*sisanya skip dulu ya, gue belom tau lagi siapa yang harus di tag in

Dan ini dia daftar pertanyaan yang harus kalian jawab

  1. Sebutkan 2 buku yang kamu suka/kamu rekomendasikan, untuk dibaca orang lain?
  2. kebiasaan buruk apa yang ingin disingkirkan dari hidupmu?
  3. pertanyaan kaya gimana yang kamu gasuka?
  4. siapa tokoh yang menginspirasimu?
  5. bagaimana kriteria pasangan yang kamu inginkan?
  6. Keinginan apa yang belum tercapai sampai sekarang?
  7. jika kamu diberi kesempatan untuk meminjam mesin waktu doraemon. kemana dan tahun berapa yang akan kamu tuju?
  8. jika kamu diberikan satu kesempatan untuk mengubah masa lalu, masa lalu yang mana yang mau dirubah?
  9. jika kamu lagi jalan berduaa sama gebetan, trus tiba-tiba kamu ngga sengaja kentut. Gimana reaksimu? Dan apa yang selanjutnya bakal kamu lakuin?
  10. jika setiap manusia boleh memilih untuk memiliki satu kemampuan luar biasa, kemampuan apa yang kamu mau?
  11. terakhir, lanjutkan pernyataan ini "saya ngga suka orang yang……"
semoga kalian bisa menjawab semua pertanyaan itu, kalo ada pertanyaan yang susah, dilewatin aja dulu, cari yang gampang-gampang dulu, biar ga buang-buang waktu (berasa Ujian)

oke gitu aja deh, akhir kata wassalamualaikum warahmatullahi-wabarakatuh

Review buku : Bumi



Sepintas Raib hanya seorang remaja perempuan biasa. umurnya 15 tahun, berambut hitam, panjang dan lurus, nilai sekolahnya rata-rata, dan dia mempunyai 2 ekor kucing di rumahnya
Yang membuat Raib berbeda dengan remaja lainnya adalah, ia bisa menghilang!

Sejak kecil tidak pernah ada yang tahu Raib mempunyai kekuatan ini.
Pertama kali Raib tahu akan keberadaan kekuatan pada dirinya adalah pada umur 2 tahun. pada saat usia 2 tahun ia sangat menyukai permainan petak umpat. Ia bermain di rumah bersama kedua orang tuanya. Orang tuanya selalu tidak pernah berhasil menemukan keberadaannya, padahal ia hanya hanya mengumpat di tengah ruang sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangan. Tapi sosoknya tidak pernah terlihat
Saat itu Raib menganggap orang tuanya hanya berpura-pura tidak lihat, tapi lama kelamaan ia menyadari. Tubuhnyalah yang menghilang.

Raib mempunyai teman dekat, namanya Seli. Teman lainnya yaitu Ali, walaupun awalnya Ali itu menyebalkan, gayanya urak-urakan, sering dihukum guru dan Raib serta Seli tidak menyukainya, seiring berjalannya waktu mereka menjadi sahabat. Disamping keburukannya itu, Ali sebenarnya cerdas bahkan bisa dibilang genius.

Yang saya rasakan ketika membaca novel ini awalnya membosankan. Cerita hanya begitu-begitu saja, Raib sarapan, berangkat sekolah, pulang naik angkutan umum bersama Seli.

Belum lagi ada beberapa adegan yang menurut saya hanya untuk menambah tebal halaman seperti misalnya saat mesin cuci di rumah Seli rusak dan mama Seli memutuskan untuk beli mesin cuci baru yang sama dengan miliknya yang rusak itu. keesokan harinya mesin cuci itu rusak dan mama seli meminta penjual elektronik itu mengganti dengan yang baru.

Dan adegan tidak penting yang kedua ketika ayah Seli ada masalah di kantor dan harus pulang larut malam setiap harinya.
Saya kira semua ini nantinya akan ada hubungannya dengan adegan-adegan selanjutnya tapi ternyata tidak.

Cerita mulai menarik ketika Raib, Seli, dan Ali berada di dunia paralel. Saat itulah baru saya semakin terpacu untuk membaca halaman demi halaman. Kita akan diantar kepada dunia imajinasi yang dibuat Tere Liye. Penjelasan tentang teknologi-teknologi canggih yang sebenarnya memang tidak ada di dunia ini, sangat mudah dimengerti.

Ini adalah novel fantasi pertama yang saya baca dari seorang penulis lokal, dan sentuhan dari Tere Liye jarang ada yang mengecewakan.

Saya berikan nilai 3.99/5