Pemendam Rasa

Source: @IrenaBuzarewicz
bagaimana ya menjelaskan perasaan ini…
sudah lama kita tak bertatap mata, mulut tidak saling menukar kata, dan jari jemari tidak bertegur sapa.
tapi sekali kita dipertemukan kembali, perasaan itu kembali ada.
perasaan yang tak pernah mengudara bebas, hanya tersimpan di dalam lemari yang tak pernah dibuka.
sampai sekarang aku masih menyimpannya.
kadang aku merasa, atau mungkin hanya menerka, kau juga mempunyai perasaan yang sama.
benar tidak ya?
jika kau yang kumaksud membaca tulisan ini, bagaimana jawabannya?

Liebster Award : Melanjutkan Tongkat Estafet



Horee 3 hari yang lalu blog ini baru aja dapet Liebster Award. Alhamdulillah banget!
ehem Pertama tama gue berterima kasih kepada Allah SWT yang memberikan rahmatnya kepada kita semua, gue juga berterima kasih kepada orang tua gue, guru-guru gue, temen-temen gue, satpam di komplek rumah gue, tukang nasi goreng yang biasa mangkal di perapatan, dan tentunya buat para fans yang udah mendukung gue lewat sms. Sungguh award ini ga bakal bisa gue dapetin tanpa dukungan kalian semua. Sekali lagi terima kasih *sujud syukur*

Lebay ga sih ?

Emangnya apaansih Liebster Award ?
Waktu pertama kali dapet Liebster Award ini adalah dari guru metal gue, kak nadyazura. awalnya gue juga gatau Liebster award itu apaan, Gue pun mencari tau lebih banyak tentang award ini dengan cara googling di yahoo. 
Jadi Liebster itu berasal dari bahasa Jerman, mempunyai banyak arti, seperti dearest, sweetest, kindest, nicest, beloved, lovely, kind, pleasant, valued, cute, endearing, welcome, sweetheart.

Karena kata Liebster diambil dari bahasa Jerman, ya berarti lo tau kan orang mana yang pertama kali membuat permainan ini ? yap betul, orang perancis.

LAAHH ?!

Engga deng itu becanda. Gue gatau siapa pertama kali yang membuat permainan ini. Yang pasti pembuatnya pasti orang yang mempunyai ide brilian karena gue yakin tongkat estafet ini akan selalu berjalan dan mungkin aja udah beratus milyaran orang di permukaan bumi yang udah maen.

Liebster Award ini diberikan kepada blogger yang followernya kurang dari 200 dan bertujuan untuk menjalin pertemanan antar blogger, ya itung-itung silaturahim di dunia maya.

Kebetulan gue dapet 2 Liebster Award, dari kak nadyazura dan bintang pamungkas

Makasih ya guru metal gue kak nadya yang udah menjadikan gue sebagai nominasi Liebster Award ini. oh iya kak nadya ini juga mirip eks member JKT48 lho, Stella Cornelia. Kalo ga percaya intip aja coba blognya kemari

Makasih juga buat sobat gue, Bintang Pamungkas yang muka kaya drakula tapi hati mirip marshanda, puitis-puitis gitu. Nih intip kemari

sebelum masuk permainan, ada peraturan dulu yang mesti dipatuhi

Ini peraturan permainannya:

  1. berterima kasih sama orang yang udah menominasikan elo di Liebster Award dan link back blogger who awarded you
  2. menulis fakta tentang diri lo
  3. menjawab 11 pertanyaan yang diajukan pemberi Liebster Award
  4. bikin 11 pertanyaan dan nominasiin pertanyaan lo ke 11 blogger yang menurut lo pantas untuk menerimanya
  5. kasih tau orang yang udah lo pilih sebagai penerus tongkat estafet ini

Oke langsung aja kita masuk ke permainan

Peraturan nomor 1 udah gue lakukan ya tadi di atas

Lanjut ke nomor 2

11 fakta tentang gue

  1. Penah juara 1 lomba puzzle….waktu TK
  2. Football and writing are how I expressing myself
  3. pecinta buku, buku novel atau buku tentang sejarah. Bukan buku pelajaran yang pasti
  4. tertarik dengan bahasa asing
  5. fans Liverpool dan Taylor Swift
  6. wanita berambut ponytail is my kryptonite
  7. pengen punya tendangan elang kaya Tsubasa Ozora
  8. suka memikirkan planning tentang apa saja hal yang akan dilakukan untuk hari esok, meski kadang kenyataan ga sesuai rencana
  9. humoris, makanya gue biasa mengemas tulisan dengan sentuhan humor
  10. omongan gue bisa dipegang, Misalkan gue udah janjian sama orang sulit bagi gue untuk mengingkari janji itu
  11. dari SMP ampe kuliah ada aja yang bilang tulisan tangan gue kaya cewe. Masalahnya tuh orang kaga ngelanjutin, cewenya cantik apa kaga. kalo cantik kan bisa gue pacarin

Sesi ke 3 adalah menjawab pertanyaan

Pertama gue akan menjawab pertanyaan dari kak nadya dulu

1. apa yang mau kalian lakukan besok?
Kayanya sih besok mau jogging/berenang/main bola

2. apa yang mau kalian lakukan minggu depan?
Baca novel atau menulis apa saja yang bisa ditulis.

3. apa yang akan kalian lakukan bulan depan?
Bulan depan tepatnya bulan September, gue udah mulai ospek. Dari harus beradaptasi lagi dengan teman-teman baru, lingkungan baru.

4. apa yang akan kalian lakukan 6-8 bulan kedepan?
karena sekarang gue kuliah di jurusan sastra inggris, yang akan gue lakukan adalah memperdalam dan melancarkan kemampuan berbahasa Inggris gue.

5. apa yang akan kalian lakukan dalam 5 tahun kedepan?
InsyaAllah 5 tahun lagi gue udah fasih bicara inggris dan mulai mempelajari bahasa jepang. Kalo dalam rentan waktu 5 tahun gue udah bisa bahasa Indonesia, inggris, dan jepang maka gue bakal mempelajari bahasa lainnya.

Dan mungkin juga dalam 5 tahun kedepan udah ada novel gue yang terpampang di toko buku. Sekarang sih belom kepikiran sama sekali pengen nulis novel yang kaya gimana, yang penting mah niat aja dulu yegak hahaha.

6. menurut kalian, apakah yang akan kalian lakukan dalam besok hingga 5 tahun kedepan akan ada kesinambungan?
Kalo  mulai dari besok mungkin engga, kan besok gue mau jogging/berenang/main bola. Tapi kalo dari minggu depan mungkin berkesinambungan, semua tentang passion gue dalam kesusastraan.

7. apakah yang akan kalian lakukan nanti memberikan suatu muara pada tujuan akhir yang sama?
mungkin iya. Semua yang gue lakukan untuk mencapai dan merasakan sebuah tujuan akhir yang sama yang bernama kesuksesan.

8. apakah tujuan atas apa yang kalian lakukan nanti itu berguna bagi kalian?
Tentu saja. semua yang gue lakukan sekiranya bakal mempermudah gue dalam menjalankan kehidupan di masyarakat, dan membuat diri ini menjadi lebih baik dari sebelumnya.

9. apakah yang akan kalian lakukan dengan tujuan yang sama itu akan memberikan efek positif bagi orang-orang sekeliling kalian?
Nggak tau juga deh. Tapi setau gue selama apa yang kita lakukan positif pasti akan berdampak positif, Bagi diri sendiri maupun orang lain.

10. bagaimana cara kalian menemukan Tuhan?
Menurut gue sih gaperlu menemukan cara untuk menemukan Tuhan. Cukup yakini aja keberadannya dan menjalankan perintahnya. Tentunya sesuai kepercayaan masing-masing.

11. semoga kalian menjawab 10 pertanyaan diatas.
Finished. 

Pertanyaan dari kak nad ini kayanya susah-susah banget ya. berorientasi masa depan semua.

move on ke pertanyaan dari Bintang Pamungkas

1. Apakah arti hidup?
Just do what you love and love what you do.

2. Apakah tujuan hidup?
Sukses, berbahagia bersama orang yang dicinta, masuk sorga. Amin.

3. Apakah hidup harus bahagia?
Pertanyaan ini sama aja kaya; apakah bikin nasi goreng harus enak ?
ya semua maunya enak, tapi kan belum tentu semua orang bisa bikin yang enak. Sebagian orang doang yang bisa membuat nasi goreng enak, sebagain orang itu adalah orang yang udah berkali-kali merasakan kegagalan bumbu-bumbu masak, dan akhirnya mendapat racikan yang sempurna.

4. Apakah dengan cinta bisa bahagia?
Tentu saja, cinta itu bisa membuat bahagia. Kalau tidak bahagia, berarti bukan cinta.

5. Apakah itu cinta?
Sesosok perempuan yang cantik, putih, dan belum lama ini udah lulus S1. Kita lagi ngomongin Cinta Laura kan ?

6. Apakah cinta dan sayang itu sama atau berbeda?
Menurut gue sih sama cuma sedikit berbeda. Cinta dan sayang itu sama-sama rasa untuk saling menjaga, saling berbagi. Bedanya, cinta itu ditambah dengan hasrat untuk memiliki, sayang engga.

7. Apakah benar cinta selalu membawa bahagia, jika kenyataannya bisa bersedih juga karena cinta?
Untuk menjawab pertanyaan ini gue mau menukil kata dari Rabindranath Tagore “clouds come floating into our life, no longer to carry rain or usher storm, but to add colour to our sunset sky”.

8. Apakah arti kehilangan itu?
Seorang guru yang mengajarkan kita bahwa sesuatu itu berharga ketika ia ada.

9. Apakah sesuatu yang benar-benar kita “miliki” di dunia ini ?
ya itu tadi…si cinta.

10. Apakah kalian percaya kehidupan setelah kita mati, surga dan neraka?
Percaya dong. Jika surga dan neraka tak pernah ada~ masihkah kau sujud kepadaNya~ *Nyanyi

11. Apakah kalian masih mau meninggalkan perintah Tuhan jika benar ada kehidupan setelah mati, surga dan neraka?
Sebenarnya gamau sih. Tapi ya gimana ya, namanya manusia. kodrat manusia diberi nafsu, nafsu akan harta, tahta, maupun wanita.

sekarang gue mau memberikan tongkat estafet ini kepada orang-orang yang kira-kira belom pernah mendapat award ini.
siapakah pemenang yang bakal yang berhasil mendapat Liebster Award dari gue…

Dan pemenang Liebster Award dari gue adalah….*jeng jeng jeng jeng*
*sisanya skip dulu ya, gue belom tau lagi siapa yang harus di tag in

Dan ini dia daftar pertanyaan yang harus kalian jawab

  1. Sebutkan 2 buku yang kamu suka/kamu rekomendasikan, untuk dibaca orang lain?
  2. kebiasaan buruk apa yang ingin disingkirkan dari hidupmu?
  3. pertanyaan kaya gimana yang kamu gasuka?
  4. siapa tokoh yang menginspirasimu?
  5. bagaimana kriteria pasangan yang kamu inginkan?
  6. Keinginan apa yang belum tercapai sampai sekarang?
  7. jika kamu diberi kesempatan untuk meminjam mesin waktu doraemon. kemana dan tahun berapa yang akan kamu tuju?
  8. jika kamu diberikan satu kesempatan untuk mengubah masa lalu, masa lalu yang mana yang mau dirubah?
  9. jika kamu lagi jalan berduaa sama gebetan, trus tiba-tiba kamu ngga sengaja kentut. Gimana reaksimu? Dan apa yang selanjutnya bakal kamu lakuin?
  10. jika setiap manusia boleh memilih untuk memiliki satu kemampuan luar biasa, kemampuan apa yang kamu mau?
  11. terakhir, lanjutkan pernyataan ini "saya ngga suka orang yang……"
semoga kalian bisa menjawab semua pertanyaan itu, kalo ada pertanyaan yang susah, dilewatin aja dulu, cari yang gampang-gampang dulu, biar ga buang-buang waktu (berasa Ujian)

oke gitu aja deh, akhir kata wassalamualaikum warahmatullahi-wabarakatuh

Review buku : Bumi



Sepintas Raib hanya seorang remaja perempuan biasa. umurnya 15 tahun, berambut hitam, panjang dan lurus, nilai sekolahnya rata-rata, dan dia mempunyai 2 ekor kucing di rumahnya
Yang membuat Raib berbeda dengan remaja lainnya adalah, ia bisa menghilang!

Sejak kecil tidak pernah ada yang tahu Raib mempunyai kekuatan ini.
Pertama kali Raib tahu akan keberadaan kekuatan pada dirinya adalah pada umur 2 tahun. pada saat usia 2 tahun ia sangat menyukai permainan petak umpat. Ia bermain di rumah bersama kedua orang tuanya. Orang tuanya selalu tidak pernah berhasil menemukan keberadaannya, padahal ia hanya hanya mengumpat di tengah ruang sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangan. Tapi sosoknya tidak pernah terlihat
Saat itu Raib menganggap orang tuanya hanya berpura-pura tidak lihat, tapi lama kelamaan ia menyadari. Tubuhnyalah yang menghilang.

Raib mempunyai teman dekat, namanya Seli. Teman lainnya yaitu Ali, walaupun awalnya Ali itu menyebalkan, gayanya urak-urakan, sering dihukum guru dan Raib serta Seli tidak menyukainya, seiring berjalannya waktu mereka menjadi sahabat. Disamping keburukannya itu, Ali sebenarnya cerdas bahkan bisa dibilang genius.

Yang saya rasakan ketika membaca novel ini awalnya membosankan. Cerita hanya begitu-begitu saja, Raib sarapan, berangkat sekolah, pulang naik angkutan umum bersama Seli.

Belum lagi ada beberapa adegan yang menurut saya hanya untuk menambah tebal halaman seperti misalnya saat mesin cuci di rumah Seli rusak dan mama Seli memutuskan untuk beli mesin cuci baru yang sama dengan miliknya yang rusak itu. keesokan harinya mesin cuci itu rusak dan mama seli meminta penjual elektronik itu mengganti dengan yang baru.

Dan adegan tidak penting yang kedua ketika ayah Seli ada masalah di kantor dan harus pulang larut malam setiap harinya.
Saya kira semua ini nantinya akan ada hubungannya dengan adegan-adegan selanjutnya tapi ternyata tidak.

Cerita mulai menarik ketika Raib, Seli, dan Ali berada di dunia paralel. Saat itulah baru saya semakin terpacu untuk membaca halaman demi halaman. Kita akan diantar kepada dunia imajinasi yang dibuat Tere Liye. Penjelasan tentang teknologi-teknologi canggih yang sebenarnya memang tidak ada di dunia ini, sangat mudah dimengerti.

Ini adalah novel fantasi pertama yang saya baca dari seorang penulis lokal, dan sentuhan dari Tere Liye jarang ada yang mengecewakan.

Saya berikan nilai 3.99/5 

Review buku : Spring in London




Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu sejak dulu. Sampai sekarang aku belum mengatakannya karena… yah, karena berbagai alasan. Dan alasan utamanya adalah karena aku takut.
                Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kau berikan?
                Apakah kau akan menerima pengakuanku?
                Apakah kau akan percaya padaku?
                Apakah kau akan menatapku seperti ini?
                Tersenyum padaku seperti ini?
                Atau apakah justru kau akan menjauh dariku?
                Meninggalkanku?
                Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagaimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu.
                Jangan pergi dariku.
                Tetaplah di sisiku.
               
Spring In London adalah novel keempat dari Ilana Tan. Seri terakhir dari seri 4 seasons yang sebelumnya sudah terbit lebih dahulu, Summer In Seoul, Autumn In Paris, dan Winter In Tokyo.

Sebenarnya saya sudah membaca novel ini 2 tahun yang lalu. Tapi 2 tahun lalu saya belum tertarik dalam dunia kepenulisan dan blog ini juga belum dilahirkan. Berhubung sekarang saya lagi liburan dan punya banyak waktu luang, saya memutuskan untuk membaca ulang sekaligus menulis review singkatnya. Ya hitung-hitung buat nambah postingan di blog hehe

Jo In-Ho atau bisa dipanggil Danny Jo adalah seorang artis tampan dari Korea Selatan. Selain dunia model, dia juga sedang berusaha melebarkan sayapnya menjadi sutradara video musik. Karena kesibukkannya itu, ibunya mengganggap Danny tidak sempat untuk bersosialisasi dengan wanita, yang membuat ibunya tidak pernah menyerah untuk mengenalkan Danny dengan anak perempuan sahabatnya, atau saudara perempuan kenalannya.

Suatu hari Danny Jo diminta untuk membintangi video musik dari temannya, Jung Tae-Woo. Syutingnya sendiri akan dilakukan di London. Yang menjadi lawan main dari Danny adalah seorang wanita Jepang keturunan Indonesia, Naomi Ishida.

Anehnya, Naomi selalu menghindar dari Danny seakan Danny adalah seekor kecoa terbang. Danny berpikir Naomi membenci atau tidak menyukainya, tapi lambat laun ia tahu bahwa Naomi bukan hanya menghindarinya tapi ia memang berjaga jarak dengan setiap pria di kehidupannya – kecuali chris, teman satu flat Naomi yang notabenenya seorang gay – selain chris, ada juga Julie teman satu flat Naomi lainnya.

Batu yang keras bisa berlubang jika kejatuhan tetes air terus menerus, begitu juga Hati Naomi. Dinding kuat di hati Naomi berhasil dilubangi oleh Danny. Lama kelamaan merekapun menjadi dekat, setidaknya sebagai teman.

Datanglah Miho – salah satu teman baik Naomi – yang dijodohkan oleh ibu Danny. Entah mengapa kedekatan Danny dan Miho membuat Naomi tidak nyaman, padahal ia hanya Danny hanya berteman saja.
Pada suatu pesta, muncul Kim Dong Min yang mengingatkan Naomi pada masa lalu kelamnya. Hingga akhirnya nanti akan terkuak masa lalu Naomi yang menyebabkan ia sangat tertutup pada semua pria disekelilingnya.

Menurut saya jika dibanding dengan tetralogi 4 seasons yang lainnya ceritanya kurang nendang, sudah bisa terbaca jalan ceritnya akan kemana. Tapi seperti biasa, Ilana berhasil membuat cerita dengan gaya bahasanya yang mengalir sangat mudah untuk diikuti. Membuat pembaca tidak akan jenuh membaca bukunya lama-lama. 

saya berikan nilai 3,94/5 untuk buku ini


Sosok Dibalik Nama Ilana Tan

Sosok Dibalik Nama Ilana Tan

Bagi pecinta novel romance remaja atau metropop pasti banyak yang mengenal nama ini, namun sangat sedikit yang mengenal sosoknya.

Ilana Tan adalah salah satu penulis favorit saya. Ilana Tan merupakan penulis yang sudah menulis 5 novel. Summer in Seoul, Autumn in Paris, Winter in Tokyo, Spring in London – 4 novel ini biasa dikenal dengan tetralogi 4 seasons –  yang mana karakternya memiliki relasi dan yang terakhir yaitu Sunshine Become You. Kebetulan saya sudah pernah membacanya semua, walaupun semua itu saya pinjam dari teman (kecuali Spring In London). Sebelumnya terimakasih untuk teman-teman sekelas saya dulu, Almaas Nadhifta, Sarah Nanda Meirizki dan Reydita Annisa Arsy yang meminjamkan novel Ilana Tan yang secara tidak langsung mengenalkan saya pada karya Ilana Tan. 
Sampai saat ini karyanya yang menjadi favorit saya adalah Sunshine Become You, novel yang saya yakin bisa membuat hati pembacanya terenyuh.

kembali mengorek sosok Ilana Tan, sebenarnya tidak banyak yang bisa digali dari kehidupan pribadinya. Di deskripsi tentang penulis pada halaman terakhir ia hanya menuliskan

Pada Summer in Seoul
“Summer in Seoul adalah karya pertama Ilana Tan yang berbentuk novel, selain berbagai cerpen. Ia penggemar film, buku, dan bahasa asing. Kini Ilana Tan menetap di Jakarta dan bekerja di bidang yang disukainya”

Pada Autumn in Paris
“Autumn In Paris adalah novel kedua Ilana Tan. Novel pertamannya Summer In Seoul juga diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Selain menulis, Ilana juga menikmati film, buku, dan bahasa asing. kini Ilana menetap di Jakarta dan bekerja di bidang yang disukainya”

Selesai. Hanya itu.
Tidak ada foto, tidak ada lahir dimana, tanggal berapa, lulusan mana dan lainnya. Benar-benar misterius.
Sosoknya sangat misterius, membuat orang bertanya-tanya “Siapa sih Ilana Tan ?” “dia laki-laki atau perempuan ?” “apa pula pekerjaannya ?”
Saya coba untuk bertanya pada rumput yang bergoyang, namun tidak ada jawaban. Saya pun mengalihkan pertanyaan pada google, google tetap tak mampu menjawab.

izinkan saya untuk menerka-nerka bak detektif handal

Sepertinya Ilana Tan hanya merupakan nama samaran mengingat sosoknya yang tidak mau dipublikasi. dia seorang perempuan dan keturunan Chinese karena nama belakangnya keturunan marga “Tan”. Kalau melihat di akhir deskripsi di novelnya ia menuliskan bekerja di bidang yang disukainya, Pekerjaannya mungkin di bidang penulisan, bisa jadi editor atau semacamnya.
Lalu dia menyukai traveling atau mungkin memang pernah tinggal lama di luar negeri, sebab semua novelnya berlatar di luar negeri.
Terkaan yang terakhir bisa jadi ia menyembunyikan identitasnya karena dia adalah pembunuh bayaran dan sedang masuk radar pencarian CIA. hahaha…yang ini tidak serius.

Saya tekankan sekali lagi itu cuma terkaan saya semata ya. Sama sekali tidak teruji kebenarannya.

Jelas sekali disini bahwa Ilana Tan tidak mau sosoknya dikenal secara pribadi, ia lebih suka dikenal lewat karya-karyanya yang muncul permukaan. Sungguh penulis yang jarang ditemui di zaman sekarang, padahal banyak orang yang menulis agar bisa dikenal masyarakat.

Meski tidak aktif di jejaring social, meski tidak tercantum best seller di cover novel, novelnya adalah salah satu novel best seller. Spring in London yang saya beli sekitar 2 tahun lalu saja merupakan cetakan kesebelas: November 2011.

Untuk gaya kepenulisannya, saya sangat suka bagaimana Ilana Tan menyampaikan pada pembaca. Gaya bahasa yang selalu baku, namun tidak kaku. Setiap katanya mudah dicerna, sederhana, namun tidak minim kata. Mudah mengalir tanpa harus tersendat.

Dengan cerita yang konfliknya menurut saya sebenarnya sudah umum, tapi ia bisa membuat cerita menjadi berbeda dari yang biasa, tentunya dengan ide-idenya yang dikembangkan dan gaya penulisan yang mengalir tadi.

Untuk Perempuan Yang Mencintai Senja


illustration from here

27 Maret 2014
Untuk perempuan yang mencintai senja


Hai Zefanya, bagaimana kabarmu ? semoga kamu bahagia karena seharusnya memang begitu. Percaya atau tidak, kesedihanmu adalah mimpi buruk bagiku, jadi walaupun kita sudah tidak bersama lagi kamu harus tetap bahagia dengan hidupmu.
            Apakah kamu masih suka bercerita pada senja ? hobi kamu ini kadang memang aneh.
            Aku ingin sedikit bernostalgia di surat ini, Fa. Tidak apa-apa kan ?
Kamu ingat ketika pertama kali kita bertemu ? di sebuah pantai yang indah di Bali, di Kuta. Kamu sedang duduk sendirian menatap senja. Menatap serius kepadanya seakan akan kamu sedang bercerita kepada senja. Sesekali kamu menutup mata, menghirup udara kuta yang damai, lalu menghembuskannya bersama semua masalahmu. Setelah itu bibirmu langsung menggoreskan senyuman. Setidaknya itu yang kulihat, tidak tahu benar apa yang kau rasakan
Tanpa kamu sadari aku mengambil gambar dengan kamera DSLR ku. Dan aku mendapatkan candid shot yang sangat sempurna. Saat kita pacaran aku belum pernah menceritakan padamu, karena aku tau ini kurang sopan memfoto orang tanpa meminta izin hehehe
Setelah itu aku mendekatimu, memberanikan diri mengeluarkan kata untuk menyapamu

“sedang apa ?” aku bertanya

“tidakkah kau lihat ?” jawabmu datar

“menatap senja ?”

“benar. Lebih tepatnya mencurahkan hati pada senja”

“bagaimana bisa ?”

“susah dijelaskan, yang pasti senja tidak akan pernah berdusta”

            Senja tidak akan pernah berdusta. Itu perkataanmu yang tak pernah aku lupakan. Kadang aku menganggap mencurahkan hati pada senja adalah hal bodoh, tapi bodohnya lagi aku mulai percaya dan terkadang sekarang aku melakukan tindakan yang sama, mencurahkan hati pada senja. Seharusnya kamu tanggung jawab Fa atas hobi baruku ini.
            Aku masih tenggelam dalam pikiranku yang berusaha memahami perkataanmu. Bagai angin yang tiba-tiba menghempas gordeng jendela, aku teringat bahwa aku belum mengetahui namamu.

“oh iya kita belum kenalan” aku mulai bertanya disaat kita sedang sama-sama menatap senja          

“iya ya, namaku Zefanya”

            “aku Bintang”

            “seperti nama perempuan” kamu tersenyum simpul. Itulah kali pertama aku melihat senyumanmu yang ternyata dapat menenggelamkan dalam lautan kebahagian yang membuatku harus menahan napas sejenak.
Kamu melanjutkan perkataan “maaf ya, aku hanya bercanda”

            “tidak apa-apa, lagipula kamu bukan orang pertama yang bilang begitu”

Jujur, sejak pertemuan pertama kita saat itu aku langsung jatuh cinta padamu, Fa. Aku merasa ada sesuatu yang berbeda yang tersimpan dalam dirimu. Berbeda dengan kamu yang tidak percaya dengan cinta pada pandangan pertama, seperti yang pernah kamu bilang.
            Aku mulai mendekatimu dengan sekedar mengajak makan siang bersama atau menonton film di bioskop. Pertemuan kita pun semakin sering. Cinta di dalam diriku semakin liar dan tidak terkendali. Aku menyatakan cinta tepat di Kuta pada saat langit sedang senja. Karena menurutmu senja itu tak pernah berdusta. bukankah begitu, Fa ?
            Tahukah kamu, Fa ? Itulah saat-saat paling bahagia dalam hidupku, bisa menemukan orang yang palingku cinta. setelah aku menyatakan cinta, kamu menerimaku walaupun sebenarnya kamu bilang terlalu cepat. Lalu kita saling menjaga dan berbagi cerita, berbagi cinta. cinta yang tidak akan ada akhirnya, menurutku.
            Tangan kita saat itu sudah tidak mempunyai celah, bergenggam dengan erat. Aku ingat sekali hal-hal konyol yang sering kita lakukan. Ini juga yang membuatmu berbeda dengan perempuan-perempuan yang pernah aku kencani.
Ini yang paling aku ingat, Fa. Waktu itu, saat kita sedang berjalan jalan di sebuah mall, kamu menyuruhku menukar tas yang kita bawa. Kamu membawa tas selempang punyaku dan aku membawa tas jinjing punyamu. Ah…aku terlihat seperti seorang waria pulang kerja mungkin kala itu, Fa. Aku berusaha menahan malu sepanjang mall, kamu hanya tertawa terbahak-bahak. Tapi rasa malu itu seakan sirna ketika melihatmu tertawa lepas. Pada akhirnya akupun jadi ikut tertawa dan tidak mempedulikan apa yang dilihat orang-orang sekitar. Selanjutnya aku mengikuti saja permainanmu yang konyol-konyol. Yang penting bagiku adalah kamu senang Fa.
Tepat di bulan ke 3 kisah cinta kita berjalan, kamu mengajakku berjalan-jalan menyusuri pesisir Kuta. Lagi-lagi Kuta, dan lagi-lagi di kala senja, Kurang lebih pukul 6 Waktu Indonesia Bagian Tengah saat itu. Matahari sudah mulai masuk ke peraduannya. Selama berjalan menusuri pantai kaki kita disambut ombak-ombak kecil. Aku dan kamu terus berjalan tanpa berkata satu patah kata pun.
Kamu terus saja berjalan menunduk, tanpa aku tahu apa yang sedang kamu pikirkan. Aku sudah merasa ada yang berbeda, semenjak satu minggu belakangan itu kamu jadi pendiam.
Tiba-tiba kamu terlihat seperti sedang mengeluarkan air mata, aku bingung. Tidak tahu apa yang harus kulakukan. Akhirnya aku mulai mencoba menghancurkan keheningan diantara kita

“Zefanya, kamu menangis ?”

            “ tidak kok” kamu menyeka matamu dengan tanganmu

            “sudahlah kamu katakan saja apa yang membuatmu menangis”

            Kamu terdiam

            “Fa ?”

            Tangismu makin menjadi, air mata mulai mengalir membasahi pipimu. Aku merangkulmu. Kamu menangis didalam rangkulanku. Sungguh, melihat kamu menangis sama rasanya seperti hatiku sedang diiris-iris pisau belati, Fa.
            Akhirnya kamu menghindar dari rangkulanku, membasuh air matamu, dan menguatkan diri untuk berbicara padaku. Aku sudah merasa ada yang tidak beres disini

            “Bintang ?” kamu akhirnya mulai bicara

            “ya, Fa ?”

            Kamu terdiam lagi. menghirup napas panjang dan menghempaskannya berkali-kali

            “Sepertinya kita harus mengakhiri hubungan ini, kamu tidak perlu lagi mencari atau menghubungiku”

            Sentak aku terkejut, tidak percaya dengan apa yang telah aku dengar. Irama ombak yang menenangkan sudah bukan lagi yang kuharapkan. Pikiran bodohku berharap bahwa tsunami langsung datang menghempas kita dan membawa kita ke lautan yang luas. Mengabadikan hubungan kita di alam lain.

            “mengapa Fa ? apakah aku melakukan kesalahan” aku bertanya, pertanyaan yang dibalut dengan emosi yang mendalam

            “tidak tidak. Ya cuma kita harus melakukannya, setidaknya untuk sementara”

            “sementara ? sampai berapa lama ?”

            “aku tidak tahu”

            “sebenarnya ada apa Fa ? katakan saja”

Kamu memejamkan mata. Aku melihat kamu seperti sedang mencoba mencari kata-kata yang tepat di udara

“selama ini aku menganggapmu seperti mantan tunanganku dulu. wajahmu sedikit banyak kemiripan, bahkan bukan hanya itu, caramu berbicara, intonasi bahkan sifatmu yang sering mengecap lidah sebelum bicara, itu semua yang membuat kamu mirip sekali dengannya. Aku mencoba membuatmu melakukan tindakan-tindakan konyol yang dulu pernah aku lakukan bersamanya”
Kamu memberi jeda sejenak lalu menarik napas panjang “Aku tidak tahu apakah aku mencintaimu atau aku masih belum bisa melupakan mantan tunanganku. perasaan ini sungguh membingungkan, Bi. jadi sebaiknya kita berpisah dulu”

            Setelah mengucap itu kamu menunduk, tidak lagi menatap mataku. kamu mendekatkan bibirmu yang sudah dibasahi air mata dan mencium pipiku. Kemudian kamu berbisik pelan 
“maafkan aku Bintang”
            kamu berlari menjauh, dan mengisyaratkan untuk tak mau aku mengejarmu
            Itulah terakhir kali aku melihatmu, Fa.
Sudah 2 tahun kita tidak bertemu tapi hebatnya aku masih mengingat semua hal itu ya. Aku tidak tau apakah kamu masih mengingatnya atau tidak
Surat ini aku tulis di pantai Lovina. Tepat 1 hari setelah kamu mengirimkan paket ke alamat apartemenku di Ubud. Pekerjaan membuat aku singgah disini untuk sementara
            Aku memang sedikit kaget saat membuka paket yang kamu kirimkan. paket yang berisi sepucuk surat dan sebuah undangan pernikahan. tapi aku menyadari ini yang terbaik buat kamu, buat kita.
            Akhirnya kamu sekarang sudah menemukan kebahagianmu di Bandung, seseorang yang bisa kamu cintai dan mencintaimu. Selamat ya atas pernikahanmu yang akan kamu langsungkan 2 minggu lagi. maaf aku tidak bisa datang, bukan karena aku marah, cemburu atau semacamnya, pekerjaanku di Ubud tidak bisa ditinggalkan. Kamu tahu sendiri bosku yang galak dan terkadang mengeluarkan api ketika berjalan. Dulu dia juga yang sering merusak kencan kita. Jadi sekali lagi aku minta maaf tidak bisa datang ke acara pernikahanmu. Disini aku tetap mencintaimu, sebagai sahabat.
Oh iya, di sepucuk surat itu kamu mengucap kata “maaf” mungkin lebih dari 20 kali ya ? hahaha. Ayolah, kamu tidak perlu merasa bersalah. Ini bukan salahmu, Tuhan yang telah merencanakan semuanya. Ini adalah takdir yang sudah digoreskan oleh Tuhan, aku harus melewatimu dulu dan kamu pun sama, untuk mendapat seseorang yang lebih baik di akhir garisnya.
Dulu aku menganggap kalau cinta tak harus memiliki adalah omong kosong belaka. Tapi kini ketika aku berada pada posisi itu, aku menyadari bahwa cinta yang sesungguhnya adalah cinta yang bisa melihat cintanya bahagia. Bersama atau tanpa dia.
            Zefanya, berjanjilah padaku kamu harus terus bahagia bersama seseorang yang sudah menjadi pilihanmu. janji ?
Terimakasih telah mengisi hari-hariku selama ini


Seorang yang kini mencintai senja



Bintang